Minggu, 29 Januari 2012

Pacarku Adik Kelasku

Siapa bilang pacaran sama brondong itu gak enak? Pacaran sama brondong tuh buang-buang waktu? Itu gak benar, yang benar adalah pacaran sama brondong tuh asik lagi. Hmmmm tapi tergantung brondongnnya aja kali ya ƪ˘) ƪ˘)ʃ ˘)ʃ
Kali ini gua akan berbagi pengalaman menuju proses kedewasan dalam kehidupan, gua sekarang lagi merasakan indahnya pacaran sama adik kelas, dia bernama Rio, saat ini dia bersekolah di salah satu SMK swasta di daerah Tangerang. Dia anak pertama dari dua bersaudara, adiknya bernama Naysila biasa di panggil Icha, kedua orang tua Rio bekerja di salah satu Kejaksaan Agung yang ada  di Jakartan Selatan .
Awal gua kenal sama dia di dunia maya gua sering chatting bareng dia, dan dia sering  jadi motivator gua disaat gua lelah, caphe, sama rutinitas kehidupan, dia juga sering ngasih perhatian lebih sama gua. Dia sering banget nembak (menyatakan rasa cinta) sampai kurang lebih 3 kali dia nembak gua, tapi karena gua merasa faktor usia , gua selalu menolak dan gak mau..
“Kak, aku suka sama kakak? Kakak mau gak jadi pacar aku?” Tanya Rio
“Aduhh de, emangnya kamu gak malu apa kalau pacaran sama yang lebih tua umurnya dari pada kamu..
“(ʃ́,́ƪ)  jawab gua
“Ya ampun kak, aku gak malu lagi.. kenapa harus malu ?” kata Rio
“Rio kamu mendingan sekolah aja yang benar dulu, kakak yakin kok di sekolah kamu masih banyak cewek yang lebih cantik dari pada kakak,”
(^^) Kata gua
Sampai suatu hari gua merasa nyaman,tenang, dan gak galau lagi kalau gua sering curhat tentang kehidupan gua, dia adalah pendengar  sekaligus  temen cowok yang baik. Walaupun usia dia lebih muda dibandingkan gua, tapi pola pikirnya dewasa dan bijaksana dalam memberi saran saat gua sharing sama dia.
Waktu terus berjalan, saat gua merasakan patah hati yang terdalam dan gua harus membuka hati lagi  untuk orang lain. Rio datang  mengisi hati ini yang kosong, gua mencoba  menerima dan menjalani kisah kasih cinta  antara kakak kelas dan adik kelas. Dengan perjalanan dan perjuangan cinta Rio akhirnya gua terima juga dia..
“Malam  kakak cantik?” (◦'')(''◦) Tanya Rio
“Cantik? Aduh ade aku tuh gak cantik tapi manis.”
Kata gua
 
"̮hϱhϱhϱ"̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ"̮  iya kan kalau cantik tuh relative tapi kalau manis tuh gak ngebosenin kalau di pandang iya gak? Kakak, baru pulang kuliah ya?” Tanya Rio
“Kok tau sih? “Kata gua
“iya kalau jam seginikan kakak baru pulang kuliah, kakak jangan lupha makan ya, jaga kesehatan, kakak kan kuliahnya jauh!!”
Kata Rio
“Sip dah, thanks for you attention”
☺...☺...☺ kata gua
“•*˚*•(*) Îγα™ (*)•*˚*• sama-sama. Kak, gak tau kenapa kok aku semakin hari semakin kagum, suka, cinta  sama kakak
 #aduh  speechless  nih  ngomongnya. “
Kata Rio
“Ɯǩάº°˚ Ɯǩάº°˚ Ɯǩάº°˚ gombalnya keluar deh,emangnya kamu beneran suka ya sama kakak? Yaudah gini aja  kalau kamu benar-benar cinta sama aku, kakak punya satu persyaratan ?" kata gua
" What happen aya naon?" kata Rio
"Bsuk kamu ke rumah aku ya, kamu tau kan alamat rumah aku?”  kata gua
“ƪ˘) ƪ˘)ʃ ˘)ʃ sikasik beneran nih kak gpp aku maen ke rumah kakak? “Kata Rio
“Iya gak pa-pa lah asal kamu berani aja ke rumah aku, bapak aku galak, berkumis, dan di segani orang bukan  karena kebijaksanaanya tapi karena  kegalakannya?”  Kata gua
“Ya ampun kak gak masalah, apapun akan aku perjuangkan untuk  mendapatkan cintamu.”
kata Rio
Sabtu pagi tepat jam 09.00 Rio datang ke rumah gua dengan motor Honda Vario Techno yang dia gunakan, Setiap sabtu dan minggu Rio libur sekolah inilah waktu dia untuk ngapelin gua, tapi gak jarang dia juga sering ngumpul sama teman-temannya untuk maen futsal atau gak maen shuffle dance hobby dia saat ini. Dia memakai sweater warna biru kaos putih dan celana  jeans warna abu-abu, dia datang dan masuk ke rumah gua sambil mengucapkan salam. Dan pertama yang menjawab salam Rio adalah Bapak gua, gak tau kenapa Bapak gua welcome banget  sama kehadiran Rio saat itu. Bapak gua manggil gua dan nyuruh gua buat minum untuk Rio, Rio yang tersenyum malu melihat gua cuma dan bilang
“Gak usah repot-repot om, aku cuma mau maen aja kok?” Kata Rio
“Gak ngerepotin kok, nama kamu siapa? “Tanya Bapak gua
“Nama saya Rio  om, saya teman specialnya kakak Afi om,“ Kata Rio
“Oooo, ya udah  ya om pergi dulu ada acara bapak-bapak di lapangan,
Hmmmm, dik Rio di makan snacknya seadanya ya,
“ Kata Bapak gua
setelah itu gua dateng membawa minum untuk Rio, dan gua bilang
“Tadi Bapak aku ngomong apa aja sama kamu? “ Tanya gua
“Kasih tau gak ya?” Kata Rio
“ihhhhh songong kamu”
(́_̀) jawab gua
“Gmn kak Afi  cintaku di terima gak?” Tanya Rio
“Yaudah kita jalanin aja sejauh mana kamu akan bertahan..”
(。◕‿◕。) jawab gua
Gak butuh waktu yang lama, Rio langsung ngajak gua jalan-jalan, gua di ajak ke suatu tempat yang belum pernah gua jumpai sebelumnya. Tempat itu indah banget dan udara di sana segar banget, serasa di desa tapi sebenarnya tempat ini di tengah-tengah kota . Rio bilang kalau tempat ini adalah tempat dimana Rio sama teman-temannya ngumpul kalau lagi liburan. Biasanya Rio sama teman-temannya ngumpul dari sabtu sore sampai dengan malam minggu. Di tempat itu terdapat live music kalau hari sabtu dan minggu. Rio termasuk anak yang gampang bergaul dengan siapa saja, buktinya waktu gua ke tempat itu bareng Rio, kita udah di sambut dengan baik oleh pegawai restaurant tersebut tepat di depan pintu masuk.
"Eh, mas Rio! sama siapa nih?" tanya pegawai restaurant
"Kasih tau gak ya?" kata Rio
Setelah Rio memilih tempat duduk yang menurut dia nyaman dan asik buat gua, ada waiter yang menghampiri kita berdua.
"Mas Rio, Pesan ice cappuccino art nya 1 dan mbanya pesan minum apa?" tanya waiter
"Hmmmm, kok mas-masnya udah tau deh pesanan kamu apa? aku lemon tea aja ya mas!!" kata gua

"Ya iyalah sayang, orang aku udah langganan di sini dari dulu iya gak mas?..Sebentar mas, cappuccino art nya di buat love ya?" kata Rio
"Sip dah, ceilah mas Rio lagi falling in love nih ye?" Kata waiter

ƗƗ[e̲̅]=))ƗƗ[e̲̅]ƗƗ[e̲̅]=DƗƗ[e̲̅]=))ƗƗ[e̲̅]ƗƗ[e̲̅]=D masnya tau aja nih?
#jadi malu saya  jawab Rio
Sambil menunggu datangnya pesanan minuman Rio ijin sama gua untuk pergi sejenak ke toilet. Ternyata Rio gak ke toilet tapi ke belakang panggung life music request lagu Andra & The Backbone  " Sempurna"  buat gua sambil bawa bunga mawar putih kesukaan gua.
Sayang, aku ijin ke toilet dulu ya? tanya Rio
Ooo key, jangan lama-lama ya?
kata gua

Tiba-tiba vocalist band yang ada di atas panggung nyanyi lagu Andra & The Backbone
" Sempurna " dan Rio bawa bunga mawar putih buat gua dari belakang panggung.
Sejenak gua speechless dan malu karena banyak banget orang di restaurant itu.

Rio datang ke gua dan bilang,  
"mungkin aku gak bisa romantis, mungkin aku gak bisa ngegombal  dengan kata-kata, tapi aku hanya bisa mengatakan rasa cinta aku dengan perbuatan. aku harap kamu bisa terima aku. I  ❤ you sayang" kata Rio
gua gak bisa bilang apa-apa gua udah speechless dan dalam hati gua terdalam hanya bilang ini lebih dari romantis Rio..
gua cuma ketawa geli
 
"ง©ќ©ќ©ќ©ќ©ќ, º°˚˚°º:)ª:)K:)ª:)§:)Ǐ:)º°˚˚°º ya!!" kata gua 
gak cuma sampai di situ aja Rio ngasih kejutan sama gua, setelah minuman yang gua pesan sama Rio datang, Rio menukar minuman gua sama minuman yang di pesannya tadi 
"Ini cappuccino art love nya buat kamu sayang!! ini adalah ungkapan rasa suka, sayang, and cinta aku untuk kamu  
"̮hϱ♥hϱ♥hϱ"̮ ƗƗɐ♥ƗƗɐ♥ƗƗɐ"̮. Kata Rio  
"lah kok ?" tanya gua 
"iya lemon tea nya buat aku aja. aku yakin kamu belum pernah nyobain cappuccino art di sini deh, Hmmmmmm ♏♏♏ªªªªñÑñ†††ªªªªªBBBB. " jawab Rio 
"Kamu promosi ya?" kata gua 
"yaudah kamu pesan apa aja aku yang bayarin deh, aku abis gajian nih.." 
# berlaga sombong. Kata Rio
"loh kok gajian? emang kamu udah kerja apa?" tanya gua 
"kok ekspresinya kaget gitu deh, biasa aja kali sayang,
iya aku udah kerja jadi guru ngaji doank kok!!" jawab Rio 
"sikasikasik aku bisa di ajarin cara ngaji yang baik dan benar donk pak guru?"kata gua 
"apaan sih kamu orang ngajarin  anak kecil doank sih!! yaudah gini aja kalau aku ngapelin kamu, aku nanti ajarin kamu baca Al - Qur'an yang baik dan benar sebaliknya kamu juga ajarin aku tentang ilmu pengetahuan yang gak aku mengerti" \(ˆˆ)/ kata Rio 
"sip dah!!" jawab gua
"yaudah sekarang kamu mau maem apa, ini menunya?" tanya Rio
"aku mau  pesan Bebek Goreng Crispy, kalau kamu? "jawab gua
"udang saus tiram sama  kepiting telur. Kamu harus coba menu yang aku pesan ya, Hmmmm mantab banget deh pokoknya"
"̮hϱ♥hϱ♥hϱ"̮ ƗƗɐ♥ƗƗɐ♥ƗƗɐ"̮ kata Rio
"Bukannya aku gak mau tapi aku alergi seafood Rio." (-̩̩̩́_̀-̩̩̩)
"Hmmm, yaudah kamu liatin aja sensasi aku makan seafood ya nanti."  Ɯǩάº°˚ Ɯǩάº°˚ Ɯǩάº°˚
setelah makanan yang kita pesan datang, kita makan bersama..
Beberapa jam kemudian setelah kita menghabiskan makanan, Rio dapat BBM dari teman shuffle dancenya untuk latihan.
Rio sempat ngajak gua ikut latihan shuffle dance sama dia di daerah Bintaro, namun karena malam minggu ini adalah jatah gua ngumpul-ngumpul sama teman-teman The Basecamp, gua bilang 
"Kapan-kapan aja ya Rio? aku malam ini udah janji sama teman-teman The Basecamp aku mau ngumpul-ngumpul." Kata gua
"Yaudah gak pa-pa, tapi next time aku akan kenalin kamu keteman-teman aku biar kamu tambah eksis ya sayang?
みϱ"̮みϱ"̮みϱ"̮みϱ (⌒˛⌒)╯
tanya  Rio
"Jîɑaª˚˚ªaaª˚˚ªa♓ bisa aja kamu ngelawaknya?" jawab gua
"yaudah, kamu udah kenyangkan, sekarang aku anterin kamu pulang. Tapi nanti kita cari masjid untuk  shalat maghrib dulu ya sayang? "kata Rio
[̣̇o̲̲̲̅]̇ ̣[̣̇κ̲̲̲̅] ̣̇[̣̇e̲̲̲̅ ]̇ jawab gua
Subhanallah, ini adalah hal terindah yang gua suka kalau pacaran, pacaran yang sehat dan membawa kita ke jalan kebenaran dengan mengingat   اَللهُ

# hanya dalam hati

Minggu pagi tepat pukul 04.47, Rio sms gua dan bilang
"Sayang bagun shalat subuh dulu."
gak gua bales sms dia karena gua masih tidur.
tepat pukul 05.30 Rio sms gua lagi dan bilang
"Sayang maafin aku ya aku gak bisa ngapelin kamu hari ini , tadi teman-teman aku BBMin katanya aku disuruh ikut sparing futsal di Bintaro jam 7 aku otw kesana.Maafin aku ya sayang:* "
sampai jam 12 siang gua gak bales smsnya Rio, akhirnya Rio telephone gua,
"Sayang sms aku kok gak dibales deh?"
"Aku gak punya pulsa. Hehehe"
"Sayang, abies sparing ini, aku langsung otw ke rumah Nesya, temen cewek aku yang sering aku ceritain itu loh, tapi tenang aja aku sama teman-teman cowok yang lain kok mau ngerjain tugas kelompok." kata Rio
Nesya adalah teman perempuan satu kelas dengan Rio, menurut curhatannya Rio ke gua saat itu , Nesya itu punya perasaan lebih sama Rio,  tapi sayangnya Rio cuma anggap Nesya hanya sebatas teman gak lebih.

"Yaampun nyantai aja lagi, aku juga lagi ngerjain makalah bahasa indonesia tugas buat persyaratan UAS." jawab gua
Rio dan gua punya prinsip hal terkecil apapun sebisa mungkin di bicarakan sehingga kelak gak menimbulkan kecurigaan ataupun fitnah. lebih baik menyakitkan dengan kejujuran daripada bahagia dengan kebohongan.
Sampai suatu saat kebahagiaan yang gua rasakan mulai mengikis, gua sadar kebahagiaan itu gak akan abadi dan bersifat sementara.
Bukan karena adanya orang ketiga, bukan karena kurangnya perhatian dan kasih sayang. Tapi....
Rio mengalami suatu penyakit yang bisa mematikan. Penyakit tersebut bernama Hepatitis C.  Tepat dimana gua lagi menjalani Ujian Akhir Semester, gua di kabarin sama temen gua, temannya Rio juga yang bernama Oktavian biasanya kita manggil dia Jebleh.
Jebleh message gua, katanya Rio sakit dan di Rawat di RSPP, udah sekitar tiga hari.
Tapi gak tau kenapa Rio gak pernah ngomong sama gua, setiap hari Rio sms gua seperti biasa, ngasih perhatian dan motivator buat gua, supaya gua bisa mengerjakan soal-soal UAS dengan baik.
Perasaan gak tenang, gelisah, khawatir campur aduk sampai-sampai gua insomnia. Awalnya gua gak percaya apa kata Jebleh. Cause, Jebleh anaknya iseng bin super Jail. Abies pulang kuliah hari jum'at gua langsung cuss dari kampus ke RSPP, dengan kemeja putih dan rok hitam gua langsung jenguk Rio yang terbaring di tempat tidur Rumah Sakit tersebut. Secara fisik Rio gak seperti orang sakit, tapi kata nyokapnya Rio, penyakitnya termasuk penyakit dalam yang dapat mematikan.
Speechless gua, gak bisa berkata apa-apa cuma tersenyum dan menangis dalam hati. gua tau kebahagiaan itu cuma bersifat sementara. Rio kalau diibaratkan dengan warna, Rio terlalu putih buat gua, dia loyal + royal = bahagia
Gak butuh waktu yang lama untuk gua kenal keluarganya Rio. Mama dan Papanya Rio welcome bngd sama gua terutama adik kecilnya yang bernama Icha. Dia sekarang duduk di bangku Sekolah Dasar kelas 1, Rio seakan-akan promosiin gua sama kedua orang tuanya,
"Mama, pacar aku kan ngambil PGSD nanti kalau udah jadi guru Icha kalau ada PR yang susah panggil aja mba Afi!" kata Rio
"Ohh, Afi ngambil jurusan PGSD mau jadi ibu guru ya?" kata mamanya Rio.
"Insya Allah tante" kata gua
"Ya tante do'ain semoga jadi guru dan PNS di jakarta. Amien" kata mama nya Rio

  
آمِّيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِي


jawab gua sama Rio. Walaupun Rio sedang sakit, dia malah ngelawak sama gua, ngomongin suster RSPP yang genit sama dialah, atau dokter RSPP yang bisa ngelawak kalau lagi mengontrol kesehatan Rio.
Setelah beberapa menit kemudian banyak teman shuffle dance dan teman sekolah Rio yang jenguk dia, ada salah satu diantaranya cewek bernama Nesya. Nesya melihat dengan tatapan sinis ke arah gua. Namun gua hanya tersenyum dan gua tau Nesya ada rasa sama Rio. Nesya bersikap sedikit agak caper (cari perhatian Rio) dengan tingkah lakunya yang care banget sama Rio, dia menghampiri Rio dan membawa cup cake chocolate.
"Rio aku bawain cup cake kesukaan kamu nih ?buatan aku sendiri loh special for you. "  kata Nesya

Tiba-tiba Rio tarik tangan gua dan bilang,
"Teman-teman ini pacar baru gua namanya Afi. oh iya Nesya, sorry ya bukannya gua nolak, tapi gua gak boleh makan chocolate or cheese sama dokter. Mendingan cup cake nya di makan sama anak-anak pasti cup cake buatan luu yummy deh!!" kata Rio
Uuuuuuuuu betapa remuk hatinya Nesya melihat gua sama Rio, akhirnya gua yang di pilih
maaf ya mba, bukannya saya sombong ataupun takabur cuma mau kasih saran aja, mba udah tau Rio pacar saya, eh malah di genitin.# hanya dalam hati
Dan akhirnya penonton kecewa 

ƪ˘).ƪ(ε“)ʃ.┌˘)ʃ















Sabtu, 28 Januari 2012

Berbagi Tips

Menurut pengalaman gua sama teman-teman sharing gua banyak cara untuk menghindari berbagai kejadian yang tidak kita inginkan.
Pertama gua akan berbagi tips tentang bagaimana agar kita tidak mabuk dalam bus antarkota
1. Apabila kita ingin naik bus antar kota biasakan terlebih dahulu sarapan. Karena selain sarapan dapat menguatkan tubuh kita saat beraktivitas sarapan juga bisa meminimaliskan tingkat mabuk perjalanan  dalam bis antar kota
2. Biasakan membawa air mineral saat di bus antar kota, sehingga saat bus antar kota yang kita naiki berlaju kencang dan kita tidak dapat menndalikan saat itu pula kita mengalami dehidrasi. Minumlah air mineral secukupnya.
3. Bawalah permen mint atau obat anti mabuk di perjalanan yang biasa kita pakai.

Kedua gua akan berbagi tips tentang bagaimana agar kita terhindar dari pencopetan di bus antar kota.
1. Biasakan kita menaruh uang di tiga tempat jangan hanya satu tempat saja, misalnya kita taruh di selipan binder, tempat pensil, dan dompet.Apabila kita menaruh di satu tempat saja, seandainya kita kecopetan maka kita tidak punya uang lagi.
2. Biasakan kita duduk di kursi paling depan , sehingga meminimaliskan tingkat pencopetan
menurut pengalaman saya saat di copet, saya duduk di tengah-tengah para penumpang.
3. Biasakan menaruh  tas di posisi paling depan, apabila kita menggunakan tas ransel letakkanlah di posisi paling depan sehingga meminimaliskan tingkat pencopetan.

Ketiga gua akan berbagi tips tentang bagaimana menghindari tingkat penilangan di jalan.
1. Biasakan kita menaruh uang di dompet jangan terlalu banyak sehingga saat kita di tilang kita hanya memberi uang apa yang ada di dompet saja. misalnya uang kita Rp 100.000 kita taruh di dompet Rp 30.000 saja. Maka saat kita di tilang kita bilang saja uang kita tinggal Rp 30.000 pak belum untuk beli bensin.
2. Apabila tips yang pertama gak berhasil dan kita sedang terburu-buru menuju suatu tempat biasakan kita untuk mengandalkan orang tua atau keluarga terdekat kita. Kita telephone mereka suruh mereka untuk mengambil surat- surat  penilangan.Jangan asal memberikan uang kita saja

Rabu, 11 Januari 2012

Kehidupan di Bus Antar Kota

Sejak TK sampai SMA gua selalu bersekolah di tempat yang gak jauh dari rumah, tapi kali ini saat gua masuk di dunia Perguruan Tinggi gua mau gak mau harus, kudu, dan wajib kuliah di sana, gua kuliah di salah satu Universitas Swasta yang terdapat di daerah Pasar Rebo.

Dulu sebelum gua masuk Universitas tersebut, ada beberapa persyaratan yang harus gua tempuh antara lain test tertulis dan test wawancara,
Waktu gua test tertulis, gua test di daerah Limau I I Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Perkiraan gua, gua bakal kuliah di cabang Universitas Swasta tersebut or Kampus Limau, ternyata jurusan PGSD cuma ada di Pasar Rebo. Apessss(́_̀)


Satu hari setelah test tertulis di Kampus Limau, khusus buat jurusan PGSD wajib melaksanakan test wawancara, dan test wawancara tersebut diadakan di kampus Pasar Rebo. Awalnya gua naik motor kalau ke kampus Pasar Rebo, karena menurut gua lebih cepat,efektif serta efisien naik motor di bandingkan naik bus, tapi lama kelamaan gua ngerasa tubuh gua teposss (pada pegal-pegal). Setelah itu gua memutuskan untuk naik bus antar kota, yang lebih efisien dan nyaman. Selain itu kita bisa lebih nyantai gak perlu macet-macet di jalan, kalau seandainya macet kita bisa tidur. Hahaha(^^)


Bus yang gua gunakan bernama Agra Mas, jalurnya antara lain BSD Tangerang- Veteran, Bintaro- Pasar Rebo, Cikarang dsb. Bus ini lewat Tol dan gak kena macet, Selain itu, bus ini memiliki fasilitas Air Conditioners, TV, dan Pintu Otomatis .
Biasanya gua nunggu itu bus di jalan R.C Veteran, Bintaro. Cause, Bapak gua kerjaannya di daerah R.C  Veteran sekalian deh nebeng .Hahaha(^^)
# Terima kasih Bapak


Gak butuh waktu yang lama tuk mengenal teman-teman baru di kampus, satu minggu adalah waktu yang tepat untuk saling berinteraksi dengan teman-teman, setelah gua memperkenalkan diri gua, dan saling mengenal satu sama lain. Ada salah satu teman wanita di kelas gua yang rumahnya deket dengan gua, tepatnya di daerah Komplek Deplu, depan Universitas Budi Luhur. Dia yang mengajarkan gua hidup lebih mandiri dan hemat.


Selain bus antar kota tersebut ternyata masih banyak bus antar kota lain yang jalurnya berbeda-beda. yang jelas ongkosnya lebih murah, memakai Air Conditioners alami, gak lewat jalan tol, dan satu lagi kita harus sanggup berdesak-desakan. Ini yang gua cari selama ini untuk tahu kehidupan di bus antar kota, gak selamanya kita harus hidup dengan kemewahan, berfoya-foya dengan uang yang di berikan orang tua. Ada kalanya kita belajar tuk berhemat dengan apa yang kita miliki saat ini.
itu adalah pesan dari Mr. Simple yang dahulu sebelum dia success dan memutuskan kuliah di University Islam Negeri Jakarta, dia merasakan apa yang gua rasakan saat ini. betapa susahnya anak kuliahan yang rumahnya jauh. Hahaha(^^)


Saat pertama kali gua harus naik bus antar kota tersebut gua agak pusing, bawaanya pengen muntah, dan panasss banget, beda sama bus Agra Mas. Tapi di sinilah gua menemukan arti sebuah kehidupan para Sopir, Kenek, Para Penumpang yang ramah- ramah. Berbeda saat gua naik Agra Mas, para penumpangnya cenderung lebih individual, kapitalis, gak ramah, dan mementingkan diri sendiri cenderung bersifat liberalisme.


Mulai aja dari Sopir dan Kenek, di bus antar kota ini gua sering ngeliat anak di bawah umur, udah bisa mengendarai bus tersebut. Dia mengaku bahwa kemampuan mengendarai bus tersebut di dapatkannya dari teman-teman mereka yang umurnya di atas mereka.
Dewasa sebelum waktunya inilah potret kehidupan kita zaman sekarang
Gua punya cerita tentang sang sopir dan keneknya.


Sopir bus antar kota tersebut berasal dari kota Medan dan merantau ke Jakarta untuk mengadu nasib, alhasil dia hanya menjadi sopir bus antar kota. Menurut pengakuannya dia mempunyai banyak saudara di Jakarta, tetapi kalau ada acara Natal dia gak pernah berkumpul dengan saudaranya tersebut. Karena takut di mintain uang sama keponakan-keponakannya.Hmmmm(ʃ́,́ƪ)
Selain itu ada Kenek bus antar kota juga banyak anak yang di bawah umur. Ada kenek bus antar kota yang mengaku orang Padang tapi gak bisa bahasa padang.Hahaha(^^)
Kok bisa? ternyata dia waktu kecil lahir di Kota Padang tetapi waktu umur 3 tahun ayah dan ibunya merantau ke Jakarta, dan bahasa yang dia gunakan dan kuasai adalah bahasa betawi. Mereka yang seharusnya bersekolah, mendapatkan pendidikan malah terjun ke jalanan untuk mencari sesuap nasi. Beruntunglah kita yang tidak seperti mereka, bersyukur dan selalu bersyukur atas apa yang saat ini kita dapatkan,

آمِّيْنَ يَا اَللهُ
Selain cerita  Sopir dan Keneknya, gua punya cerita tentang para penumpang yang ramah- tamah.


Suatu hari gua berangkat ke kampus kalau gak salah tepat hari Rabu, saat Ujian Tengah Semester Matematika. Seperti biasa gua naik bus antar kota, posisi duduk gua tepat di tengah-tengah deretan kursi penumpang, gak gua sadari setelah gua sampai di terminal bus antar kota, tas gua terbuka lebar dan ternyata dompet gua kecopetan. Apessss(́_̀)
rasa panik, tegang, takut telat ke kampus karena ada UTS, jadi satu mana uang itu tinggal segitu-gitunya lagi gak ada uang cadangan buat sampai kampus. untung hp GSM gua ketinggalan di rumah tadi, gua cuma bawa hp CDMA. gua langsung telephone Bapak, untuk jemput gua dan kasih ongkos lagi. sambil nunggu Bapak di depan Hotel Melawai gua bengong kayak orang gila.Hahaha(^^)
Setiap kesulitan pasti ada kemudahan. Itu yang gua rasakan setelah gua kecopetan beberapa hari kemudian  sepulang dari kampus gua biasa nunggu bus antar kota di halte deket kampus gua,setelah mendapatkan bus antar kota, ada Ibu-ibu setengah baya yang duduk di samping gua beliau baru  pulang  menjenguk keponakannya di Rumah Sakit, ibu- ibu itu ngajak ngobrol gua, setelah berbicara panjag lebar. Kenek datang buat minta ongkos bus, eh ibu-ibu itu bayarin ongkos gua. Lumayan ongkos gua buat di tabung. Hasekasekasekƪ˘) ƪ˘)ʃ


Satu minggu berlalu, gua biasa ikut Bapak arisan keluarga, lumayan dapet makan enak gratiss, gak cuma makan enak yang gua rasain setelah ikut arisan keluarga tapi rasa kebersamaan serta kenal dengan sanak saudara itu lebih berarti dari segalanya. Ibu punya sepupu yang tinggalnya di Depok, namanya mas Wiwie saat gua ikut arisan keluarga kmren gua di kasih uang sama mas Wiwie, uang yang di berikannya dua kali lipat dari uang gua yang kecopetan kemaren. Hahaha(^^)
pokoknya gua selalu mengambil hikmah dari kejadian-kejadian yang gua alami, gak selamanya samsara itu selalu dateng ke gua. Kebahagian akan datang apabila kita mau saling berbagi, sekalipun kita berbagi rezeki sama pencopet , 


Siang ini gua ke kampus karena ada mata kuliah ICT yang mengadakan praktek, seperti biasanya gua gunakan bus Antar Kota untuk pergi ke sana. Di bus Antar Kota itu gua mengamati kejadian yang menurut gua aneh tapi nyata, Sebuah keluarga kecil yang terdiri dari seorang suami yang bertindak menjadi sopir, seorang istri yang menjadi kenek, dan ada anak kecil yang bernama Satrio. Satrio adalah anak kecil berumur tiga tahun, ibunya yang menjadi kenek yang berdiri di depan pintu bus Antar Kota, dan Bapaknya mengemudikan bus tersebut. Karena ibu dan bapaknya sedang bekerja, Satrio di letakkan oleh ibunya di kursi paling depan bus Antar Kota tersebut tepat di sebelah Bapaknya. Satrio yang tidak bisa diam atau bahasa lazimnya pecicilan selalu mencari perhatian ibunya dengan berbagai alasan seperti membuang sedotan minuman yang sedang di minumnya, dan meminta ibunya mengambil sedotan minuman tersebut Setelah itu Satrio menumpahkan air yang ada dalam gelas minuman tersebut dan memanggil ibunya sambil menangis. Karena kesal dengan anakknya Bapaknya Satrio membuang minuman yang sedang di minum Satrio, Satriopun menangis dan terus memanggil ibunya. Setelah itu ibunya Satrio menghampiri Satrio dan menggendongnya, barulah Satrio diam dan tidak menangis lagi, lalu Satrio memeluk dan mencium ibunya. Betapa besarnya peran seorang ibu dalam sebuah keluarga selain mengandung, merawat, mendidik, serta membesarkan seorang anak, Ibu juga turut mencari rezeki untuk kepentingan anak.


Setelah gua pulang dari kampus gua naik bus antar kota lagi, kali ini ada kejadian yang sering gua temukan saat gua berangkat dari terminal bus antar kota,
Dewasa ini, sering terjadi razia besar-besaran di terminal bus antar kota, Ada kejadian yang menggambarkan sosok polisi saat ini di kota Metropolitan, bus antar kota yang gua tumpangi ternyata....


gua sering menemukan kejadian polisi UUD (ujung-ujungnya duit), padahal sopir bus yang gua tumpangi itu udah ngasih semua surat keterangan berkendaraan, ex: SIM, STNK, dan lain-lain. ternyata masih kurang semua itu. dan akhirnya kenek bus tersebut ngasih uang, dan uang yang di berikannya hanya 5000 rupiah, hari gini masih banyak polisi yang KKN padahal gua sering ngeliat di depan museum polisi ada slogan anti KKN apaan tuh? cuma slogan dan gak di terapkan. polisi yang elite dikit apa, masa di tilang ngasih 5000 di terima tanpa alasan apapun.. Apakah ini budaya polisi indonesia saat ini?