Sabtu, 19 Maret 2011

Pedih...

Tak dapat menangis walau hati rapuh..
Terluka karna pedih yang tak ada habisnya..

Semuanya t'lah pergi..
Disini dia sendiri..
Setelah beberapa bulan orang yang paling disayanginya pergi tuk selamanya, menghadap Illahi karena sakit komplikasi yang dideritanya selama bertahun- tahun..
Kini kekasih yang selama ini dia sayangi dan kagumi pergi meninggalkannya..
Dengan awal yang indah dan berakhir menyedihkan..
Mencoba bersabar mengadapi segalanya,
Tapi dya tak mampu, emosi meninggi hingga orang di sekitarnya menjadi sasaran pelampiasan kekesalannya..
dia ingin menanggis tapi dalan hatinya berkata, "apakah ada yang mendengar, dan orang -orang yang t'lah meninggalkanku  dapat kembali, dan dapat kembali seperti dulu lagi,
Menjadi awal yang indah?  TIDAK..."
Saat fikirannya mulai tenang dan dia ingat dengan Tuhan yang menciptakannya,
dia mulai sadar akan pentingnya kehidupan, di dalam lubuk hati terdalam ia berkata, bahwa Tuhan itu adil, dan suatu saat dIa akan mendapat yang lebih baik dari hari ini.. Tuhan tolong aku, tunjukkan jalan yang terbaik untukku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar